Selasa, 20 November 2018

25 Bidang Usaha Bisa Dikuasai Asing 100%


Wisata Alam seperti Coban Rais Malang ini kini bisa dikelola 100% oleh pemodal asing. foto: bisnissurabaya.online
bisnissurabaya.online: Akhir pekan lalu media-media nasional meramaikan munculnya kebijakan pemerintah yang merevisi Daftar Negatif Investasi terhadap 54 bidang usaha. 25 bidang usaha di antaranya bisa dikuasai 100% oleh modal asing.

Sebagaimana diberitakan tempo.co, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di kantornya, Senin, 19 November 2018 mengatakan, revisi DNI tersebut masuk dalam  Paket Kebijakan ke-16.

Darmin mengatakan, 25 bidang usaha itu, sebelumnya memang sudah ada yang didominasi kepemilikan asing. "Bukan hanya PMDN (penanaman modal dalam negeri), itu PMA paling sedikit 51 persen, ada juga satu yang 49 persen, kemudian ada yang 67 persen, 75 persen, 90 persen, ada yang 95 persen," kata Darmin.

Perubahan kebijakan itu, kata Darmin, karena berdasarkan survei, investasi yang masuk masih terbilang kecil. Hal itu yang kemudian membuat pemerintah bikin kepemilikan asing bisa 100 persen. "Tapi tadinya juga sudah ada kepemilikan asing itu tadi," ujar dia.

Mengutip JawaPos.com, Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/11)  menjelaskan, 54 bidang usaha itu dibagi ke dalam 5 kelompok, seperti kelompok yang keluar dari UMKM, yang lepas dari kewajiban kemitraan, hingga yang tidak perlu lagi izin khusus. "Terminologi keluar itu kan pengertiannya banyak, salah satunya saja PMA bisa 100 persen," ungkapnya.

Selain itu, ada 4 bidang usaha yang tidak lagi dicadangkan untuk UMKM, 1 tidak perlu kemitraan dan tiga bidang usaha yang tadinya 100 persen untuk PMDN kemudian dibolehkan untuk asing.
"Terus yang ke empat itu, 17 (bidang usaha) yang tadinya perlu rekomendasi menjadi tidak perlu. Itu maksudnya dikeluarkan. Bukan terus 54 PMA semua," tandasnya.

Berikut 25 daftar bidang usaha yang dibuka 100 persen untuk asing :

Pariwisata
1. Galeri Seni 
2. Galeri Pertunjukan Seni

Kehutanan
1. Pengusahaan pariwisata alam berupa pengusahaan sarana, kegiatan, dan jasa ekowisata dalam kawasan hutan

Perdagangan 
1.  Jasa survei dan penelitian pasar 

Perhubungan
1. Angkutan orang dengan moda darat tidak dalam trayek, angkutan pariwisata dan angkutan jurusan tertentu sektor Perhubungan
2. Angkutan moda laut luar negeri untuk penumpang (tidak termasuk cabotage) sektor Perhubungan

Kominfo
1. Jasa sistem komunikasi data sektor Kominfo
2. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi tetap sektor kominfo
3. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi bergerak sektor Kominfo
4. Penyelenggaraan jasa telekomunikasi layanan content sektor Kominfo
5. Pusat layanan informasi atau call center dan jasa nilai tambah telepon lainnya sektor Kominfo
6. Jasa akses internet
7. Jasa internet telepon untuk kepentingan publik
8. Jasa interkoneksi internet (NAP),  jasa multimedia lainnya

Ketenagakerjaan
1. Pelatihan kerja (memberi, memperoleh, meningkatkan, mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap dan etos kerja antara lain meliputi bidang kejuruan teknik dan engineering, tata niaga, bahasa, pariwisata, manajemen, teknologi informasi, seni dan pertanian yang diarahkan untuk membekali angkatan kerja memasuki dunia kerja).

ESDM
1. Jasa konstruksi migas
2. Jasa survei panas bumi
3. Jasa pemboran migas di laut
4. Jasa pemboran panas bumi
5. Jasa pengoperasian dan pemeliharaan panas bumi
6. Pembangkit listrik > 10 MW
7. Pemeriksaan dan pengajuan instalasi tenaga listrik atas instalasi penyediaan tenaga listrik atau pemanfaatan tenaga listrik tegangan tinggi/ekstra tinggi

Kesehatan
1. Industri farmasi obat jadi
2. Fasilitas pelayanan akupuntur
3. Pelayanan pest control/fumigasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar